Selasa

Facebook-Twitter Musuh Baru Mesir

image 133 Facebook Twitter Jadi Musuh Baru Mesir
Facebook dan Twitter kini telah menjadi musuh bagi rezim Mubarak. Hal itu bisa terlihat dari tindakan pihak Mesir yang telah memutus akses internet, hal ini dilakukan untuk menanggulangi para demonstrasi. Besarnya gelombang demonstrasi yang terjadi di Mesir tak lepas dari peran situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Pemutusan akses internet dilakukan sejak Kamis, 27 Januari 2011. Akan tetapi nampaknya tindakan preventif itu tidak berhasil, karena demonstrasi massal kembali pecah secara serentak di penjuru Mesir pada Jumat, 28 Januari 2011, untuk menuntut rezim Hosni Mubarak mundur. Bagi kalangan pengamat, langkah pemerintah Mesir dengan cara memutus akses internet menandakan bahwa lawan-lawan sosial media telah berperan penting dalam menciptakan pergolakan massal. Maka, bagi rezim Mubarak jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter harus diblokir, bahkan semua akses internet dilarang beredar. Menurut kolumnis Computerworld, Jaikumar VijayanRezim, Mubarak tidak ingin mengulang kejadian di Tunisia sekaligus ingin mengadopsi langkah-langkah China dan Iran dalam membendung gerakan populer yang dibantu oleh media-media sosial di internet.
Selama ini. para aktivis dan kubu oposisi bisa dengan mudah memobilisasi massa dan melakukan koordinasi gerakan unjuk rasa melalui akun di Facebook dan Twitter. Mereka juga bisa menjadi media alternatif dengan menayangkan video-video bentrokan yang segera tersebar ke seluruh dunia melalui laman YouTube dan blog.
Data dari laman pemantau media sosial, Social Bakers, menunjukkan bertambahnya jumlah pengguna Facebook di Mesir. Enam bulan lalu, jumlah pengguna jejaring sosial itu tidak sampai 3,2 juta. Namun, hingga pekan lalu, pengguna Facebook di Negeri Piramid ini berjumlah lebih dari lima juta orang. Sekitar 85 persen pengguna masuk dalam angkatan usia produktif, yaitu 18 hingga 44 tahun.
Berdasarkan data tersebut, tidak heran bila jejaring sosial seperti Facebook menjadi alat perjuangan para aktivis untuk berkoordinasi dan memobilisasi massa. Grup-grup di Facebook pun bermunculan. Walau menonjolkan tema-tema yang berbeda dari kesulitan ekonomi hingga kekerasan aparat – tujuan grup-grup itu sama, yaitu bersatu menggulingkan pemerintahan Mubarak melalui gerakan massa.
Harian The Guardian mencatat, salah satu grup di Facebook yang populer adalah “We are all Khaled Said.” Grup itu mengadopsi nama seorang pemuda di Kota Alexandria yang dipukul hingga mati oleh polisi tahun lalu.
Grup online itu membawa pesan solidaritas melawan aparat keamanan yang semena-mena atas kaum muda. Dengan cepat, grup itu diakses oleh ratusan ribu pengguna Facebook di Mesir.
Kaum oposisi tradisional pun akhirnya ikut pola kaum muda dalam menyampaikan pesan ke banyak orang melalui media sosial. Itulah yang dilakukan Mohamed El Baradei, salah seorang tokoh oposisi.
Peraih Nobel Perdamaian 2005 ini memanfaatkan Twitter untuk menyampaikan pesan-pesan politiknya. “Dukung penuh seruan untuk demonstrasi damai melawan represi,” demikian kicau ElBaradei di Twitter, seperti yang dipantau majalah Newsweek.
Kedatangan ElBaradei ke Kairo untuk mendukung demonstrasi pada 28 Januari itu disebarluaskan melalui internet.
Perkembangan pesat jumlah pengguna media sosial di Mesir itulah yang membuat rezim Mubarak memutuskan untuk melakukan tindakan frontal, yaitu memutus semua akses internet.
Richard Stiennon, pengamat dari IT-Harvest, menilai bahwa upaya pemerintah Mesir itu menunjukkan bahwa stabilitas pemerintahan, pengambilan kebijakan, bahkan pemilihan umum bisa dipengaruhi oleh akses yang bebas dan terbuka atas informasi dan publik.
“Pemerintah punya kemampuan untuk menggunakan teknologi dalam memblokir semua akses ke layanan-layanan tertentu. Masalahnya, sampai seberapa lama tindakan itu bisa dilakukan,” kata Stiennon seperti dikutip laman Computerworld.
Menurut dia, pihak berwenang harus memutus semua akses internet secara serentak di semua wilayah untuk mencegah massa berkoordinasi satu sama lain.
Pemblokiran itu sukses dilakukan oleh Iran ketika menghadapi gelombang demonstrasi massal pada 2009. Saat itu kubu oposisi sukses menghimpun massa melalui berbagai pesan di Twitter dan Facebook untuk menentang hasil pemilu, yang mereka anggap sarat kecurangan sehingga memenangkan kembali Presiden Mahmoud Ahmadinejad.
Namun, Iran saat itu bertindak sigap dengan memblokir semua akses internet untuk publik. Massa demonstran pun kesulitan berkoordinasi di berbagai kota dan akhirnya gerakan anti Ahmadinejad berhasil ditangkal.
China pun menerapkan kontrol yang ketat atas penggunaan internet. Bahkan, pengguna internet di China tidak bisa mengakses jejaring sosial yang populer seperti Facebook, Twitter, dan Youtube. Ini berkat upaya serius pemerintah China dalam mengendalikan teknologi informasi di negeri mereka dengan mengerahkan dana yang besar dan kampanye yang terus-menerus.
Namun, China dan Iran berbeda dengan Mesir. Kedua negara itu bisa melakukan kontrol internet yang ketat karena memiliki infrastruktur dan keuangan yang memadai. Sebaliknya, Mesir tengah mengalami krisis ekonomi. Harga-harga kebutuhan pokok naik, begitu pula tingkat pengangguran.
Memutus jaringan internet di hampir penjuru Mesir selama berhari-hari bisa turut memperburuk situasi ekonomi di negara itu. Di hampir semua negara, teknologi informasi seperti internet telah menjadi elemen penting untuk menggerakkan perekonomian.
“Cuma masalah waktu sebelum internet kembali berfungsi di Mesir,” kata Sherif Mansour, pengamat dari Freedom Watch, seperti dikutip Wired.com. “Pemerintah pun butuh internet untuk menggerakkan ekonomi, investasi, dan beroperasi,” lanjut Mansour.

Read More......

Anne Hathaway Sang Catwoman

Tahun 2011 memang bisa dibilang tahunnya Anne Hathawaw. Di tahun ini Anne dipercaya sebagai host di acara Academy Awards bersama rekannya James Franco.
Ditahun ini juga Anne berhasil memperebutkan peran yang prestisius sebagai Catwoman dalam sekuel film terbaru BATMAN, THE DARK KNIGHT RISES yang bersaing ketat dengan Keira Knightley dan Jessica Biel. Anne selama ini yang selalu mendapatkan peran yang aman sebagai gadis baik-baik dalam DEVIL WEARS PRADA  atau BRIDE WAR kini ditantang untuk memerankan karakter yang berbeda, dalam film ini.
Penasaran ingin melihat aksi meong nya Anne Hathaway ? tunggu sekuel dari BATMAN, THE DARK KNIGHT RISES yang dijadwalkan akan tayang bulan Juli 2012 nanti.

Read More......

Omar Syarif, "Mesir Menghadapi Masa Depan Tidak Pasti"

KAIRO, Aktor veteran Omar Sharif menghawatirkan masa depan negaranya Mesir akibat aksi para demonstran yang menuntut pengunduran diri Presiden Hosni Mubarak, karena dia "tidak tahu apa yang mereka inginkan".
Aksi revolusi ini telah menjadi berita utama di seluruh dunia sejak minggu lalu, ketika ribuan warga di negara Firaun ini mulai mengambil bagian dalam unjuk rasa setiap harinya dalam upaya untuk memaksa Mubarak lengser.
Para demonstran meminta pertanggungjawaban pemimpin Mesir ini yang telah membawa bangsa ini ke dalam kemiskinan selama 30 tahun dalam masa kekuasaannya.
Bintang "Dokter Zhivago", yang tinggal di Kairo ini, merupakan salah seorang aktor Mesir yang paling menonjol, tetapi dia khawatir banyak warga yang bergabung dengan para demonstran tanpa memikirkan konsekuensinya. "Mereka ingin presidennya turun. Ini hal pertama. Setelah itu, mereka tidak tahu apa yang mereka inginkan," ujar Sharif (78).
"Saya secara pribadi tidak tahu apa yang akan mereka lakukan setelah itu. Siapa yang akan mereka bawa, siapa yang akan menggantikan, siapa yang akan bertanggung jawab di negeri ini?" tambahnya.

Read More......

Perjuangan Massa Untuk Revolusi Mesir


Ahmad Jayar, 28 tahun, warga asal Kairo, Mesir menunjukkan isi dompetnya yang tipis kepada orang-orang di sebelahnya yang tengah berkumpul di Tahrir Square, Kairo. Dari dompet penjaga toko pakaian di pasar Tonto, 120 kilometer dari Kairo, itu tampak beberapa lembar uang dengan jumlah cuma 50 EGP (pound Mesir) atau sekitar Rp 75 ribu.

Seperti yang dilansir oleh Tempo interaktif, Jayar menjelaskan, "Sebentar lagi uang ini habis, tapi saya tak takut," kata Jayar, Minggu malam lalu. "Solidaritas masyarakat terhadap gerakan ini tinggi. Walau uang saya habis, saya akan tetap tinggal di sini sampai Mubarak turun."

Jayar adalah salah satu dari ribuan orang yang datang dari berbagai penjuru kota ke pusat demonstrasi itu. Di Tahrir Square atau Alun-alun Merdeka yang terletak di depan Museum Nasional Mesir, yang menyimpan mumi Firaun, ada banyak orang muda seperti Jayar yang menginap berhari-hari hanya untuk menyampaikan satu tuntutan: rezim Husni Mubarak harus mundur.

Pemuda bercelana jins dan berjaket cokelat lengkap dengan syal ini sudah berada di alun-alun dengan keliling sekitar 2,5 kilometer itu sejak Selasa pekan lalu. Ia membawa seluruh tabungannya, 200 EGP (sekitar Rp 300 ribu), di dompetnya yang kumal itu.

Jika massa berdatangan pada siang dan kian menyemut pada petang hari, ia ikut berteriak dan mengacungkan tinju memprotes kekuasaan 31 tahun Presiden Mubarak yang otoriter dan kian sulitnya kehidupan di Mesir. Mereka menerjang jam malam yang diberlakukan pemerintah mulai pukul 4 sore hingga 7 pagi. "Saya tidak takut mati di sini, saya lebih takut mati kelaparan karena tak lagi mampu membeli roti," ucapnya.

Jika tengah malam datang dan demonstran menyurut, ia dan teman-temannya segera mencari sudut lapangan yang nyaman untuk berbaring. Ia tak peduli pada suhu 4-8 derajat Celcius yang menggigilkan tubuh itu. "Kami tidur seadanya, kadang di taman kota, depan pertokoan, atau halte-halte," tuturnya.

Bersama Jayar, Wail Syaban, dan Syauqi, bermalam di tempat bersejarah yang telah dua kali menjadi saksi pergantian rezim: revolusi pertama pada 1919 dan revolusi kedua yang menumbangkan kekuasaan monarki pada 1952. Wail Syaban, 35 tahun, datang dari Suez. Ia bekerja di sebuah perusahaan keramik. Sedangkan Syauqi, 39 tahun, seorang sopir.

Berbagai hal dilakukan kerumunan orang di lapangan yang berjarak sekitar 500 meter dari Sungai Nil itu. Ada yang mengobrol sampai pagi, ada yang menyalakan api unggun seadanya dengan membakar sampah yang dikumpulkan. Ada pula yang memilih merebahkan tubuhnya di atas rumput yang telah gundul karena terinjak saat demonstrasi dilancarkan.

Saat kami tengah asyik mengobrol dan berbagi rokok pada Senin dinihari itu, puluhan warga yang tinggal di sekeliling bundaran Tahrir berdatangan. Mereka membawa teh hangat dan kopi panas. Sambutan meriah pun seketika diberikan.

"Kadang ada yang membawa roti. Jika tak ada roti dan minuman, masih ada air yang mengalir dari keran-keran di seputar Tahrir yang tak pernah berhenti," ujar Jayar. "Itulah sumber tenaga kami."

Sumber tenaga yang lain, kata Syaban, "Adalah restu orang tua kami di kampung yang telah merelakan kami berunjuk rasa demi semua orang Mesir."

"Karena itu, kami tak akan beranjak dari sini kecuali setelah Mubarak turun," Syauqi menambahkan.

Percakapan itu pun berhenti saat azan subuh berkumandang. Tanpa dikomando, semua orang bangkit. Semua yang muslim serentak salat berjemaah.

Read More......

Senin

Karena Kesal Bocah 2 SMP Membuat Program Artav Antivirus


Arrival Dwi Sentosa(13) siswa murid kelas 2 SMPN 48 Bandung bertekad ingin membuat program antivirus. Hal ini disebabkan karena ia merasa kesal dengan komputer yang dirakit ayahnya pada tahun 2003 yang sering terkena virus sehingga menyebabkan motherboard nya rusak.
Awal mula pembuatan, Ival sapaan akrab Arrival ini meminta dibelikan buku tentang komputer kepada orang tuanya. Pada pertengahan Januari 2010  Ival dibelikan buku oleh orang tuanya tentang belajar visual basic pemula dan buku dokter virus, ival pun selesai mempelajari bukunya dalam kurun waktu sebulan.
Dengan semangat pantang menyerah dan hanya berbekal buku-buku anak kedua dari pasangan Herman Suherman dan Yenni Sofia ini awalnya membuat antivirus seorang diri tanpa bimbingan dari orang lain. Seusai pulang sekolah setiap hari Ival mengerjakan program tersebut dari pukul 13 siang hingga pukul 23 malam. Dalam pembuatannya Ival pun sering mendapat kendala diantaranya code error.
Dalam perjalanannya membuat software antivirus Ival pun kemudian mendapat bimbingan dari Dadang, yaitu guru SMK Pratama Adi Banjaran.
"Pak Dadang banyak memberi masukan pada saya dalam membuat program ini ," tutur siswa 2 SMP ini. Selain keinginannya membuat penangkal virus, Ival pun harus terap konsentrasi dan konsekuen dengan pelajaran sekolahnya, yang dibuktikannya pada pembagian rapor dengan nilai rata-rata diatas delapan. Pada saat program selesai dibuat pada akhir Desember 2010, sang kakak, Taufik Aditya Utama (17) membuatkan logo dan tampilannya. Taufik menjelaskan "Arti dari lambang perisai adalah tameng dan pelindung." 
Logo dan tampilannya pun dikerjakan Taufik secara otodidak, tanpa ada bekal pengetahuan dan pengalaman sebelumnya. Hingga akhirnya logo dan tampilan selesai dibuat dalam waktu 2 minggu. Kemudian program antivirus yang sudah jadi itu mereka namakan ARTAV Antivirus, yang merupakan singkatan dari nama mereka yaitu Arrival dan Taufik. saat ini program antivirus  Artav sendiri sudah bisa di download gratis, sedangkan update database dilakukan seminggu sekali.

Ival menjamin program antivirus buatannya sanggup membasmi 2000 tipe virus dan ratusan ribu varian virus. Baik virus domestic ataupun luar negeri seperti warm, Trojan, conficer, sality, yuyun dan shortcun. Ival menjelaskan "Program antivirus Artav kapasitasnya kecil hanya 2,32 megabyte. Saat ini belum dipatenkan tetapi kedepannya kita berencana mematenkannya."
Ketika ditanya sudah berapa banyak yang telah mengunduh program ciptaannya, dia menjawab ,”Sejak Desember 2010 hingga saat ini sudah lebih dari 26.000 pengunduh. Baik dari Indonesia maupun mancanegara.”
Program antivirusnyapun selalu diperbarui, tanggal 16 Januari Ival mengenalkan Artav Internet Security 2,3 blue edition dengan tambahan fitur :
Fitur :
-Penambahan 74 Virus Asing, 30 Virus HP , 20 Virus Lokal.Total 124 Virus Tambahan
-Penambahan Fitur Baru ART-AnKey,yaitu Fitur Anti-Keylogger,dimana Kini Keylogger sedang marak.
-Perbaikan Pada Sality Detector
-Blue Edition GUI
-Perbaikan Online Update
-Penambahan Kecepatan Scanning
-Penghapusan Tools Hacking Windows Pass,File Recover & Delete Autorun.inf
-Penambahan Bahasa Inggris & Indonesia
-Perbaikan ARTAV-RealTime Protection
Daftar Virus Tambahan Yang dapat dihapus ARTAV :
Virus Komputer :
-Shortcut
-Conficker
-FannyBMP
-Keylogger
-Trojan.FakeGina
-Trojan.Clicker.Sharker
-VIRDEM
Virus HanPhone
-Cabir
-CommWarrior
-fscure2011
-Deathnote
-Kuntilanak
-Pocong
-Gerandong
-Beselo A-D
Tertanggal 19 Januari 2011 , Ival meng up-date 45 signature virus :
Update Signature Database Virus 19/01/2011
Total : 45 Virus Tambahan
- Cabir (virus)
- NET-Worm.Worm32.DoomWot (worm)
- NET-Worm.Worm32.DoomHunter (worm)
- New Heur Level.9 (virus)
- New Heur Level.9 PIF (virus)
- SHORTCUT (script)
- TROJAN-Spy.GhostKeylooger (trojan)
- TROJAN-Spy.AdvancedKeylogger (trojan)
- FakeFirewall (trojan)
- WORM.VBS.NETLOG (worm)
- WORM.VBS.Headtail (worm)
- And Many More


Dan terbaru, Ival memperbaharui program antivirusnya menjadi Artav Internet Security 2,4 ,
Penambahan AV Luar Yang Support dengan ARTAV :
-Microsoft Security Essentials
Perbaikan Fitur :
-Perbaikan Error pada Online Update
-Optimalisasi Bahasa Inggris
Penambahan Fitur :
-Worm Detector
-Penambahan Gambar Shiels True & False Sebagai Penanda
-Rootkit Detector
Virus Update :
-Penambahan 313 Variant Virus

 Keberhasilan Ival dalam membuat program ARTAV antivirus ini memang patut diancungi jempol dan pantas dibanggakan. Ival bocah 2 SMP ini anak bangsa yang merupakan cikal bakal bangsa Indonesia yang  mengharumkan bangsa Indonesia dikancah Internasional nantinya.

Read More......

Artav Anti Virus Buatan Anak Indonesia

ARTAV Antivirus merupakan antivirus buatan Anak Negeri. ARTAV Antivirus ini dibuat oleh siswa kelas 2 SMP Negeri 48 Bandung bernama Arrival Dwi Sentosa(13). Nama ARTAV sendiri merupakan gabungan dari nama Arrival Dwi sentosa dan kakaknya Taufik Aditya Utama(17),(ARTAV/Arrival Taufik). Pembuatan ARTAV Antivirus ini memakan waktu satu tahun.
Antivirus ini mampu mengendalikan 2000 tipe virus dengan ratusan ribu variannya.
ARTAV Antivirus ini sama seperti antivirus lokal lainnya, yang akan terus di update versi terbarunya.
Meski antivirus ini sudah di download ribuan kali, akan tetapi antivirus buatan anak SMP ini belum dipatenkan.
Bagi teman-teman yang ingin mencoba antivirusnya silakan mengunjungi Link dibawah ini :
http://www.artav-antivirus .com/

Read More......

Norwegia Porn Star Consider Verdict For Ariel 3,5 years is Bullshit.

Jakarta, Ex-vocalist of Peterpan, Ariel convicted 3 years 6 months in prison for the circulation of pornographic videos who starred with Luna Maya and Tari Cut. Ariel is regrettable verdict by a Norwegian porn star, Vicky Vette.

Through his Twitter account, Vicky deplore punishment that must be accepted by Ariel. According to a porn star born 12 June 1965, the punishment is unfair and bullshit.

"3.5 years in Prison for # Ariel RT = # bullshit," she wrote a few minutes ago.

Vicky's twitter also directly in retweet by many people who are also disappointed for the verdict of Ariel. Vicky is also sad to see Luna's lover must be crouching in jail.

"Im sad for # Ariel That he is going to Prison ... hope he is ok: (rt," she wrote again.

The blonde porn star  is often comments about the hot issue which is happening in Indonesia. A while ago, Vicky also commented on policy of Menkominfo Tifatul Sembiring.

Read More......

Setelah Ariel di Vonis, Proses Hukum Luna Maya dan Cut Tari pun akan dilanjutkan

Senin, 31 Januari 2011
Setelah vonis 3,5 tahun dijatuhkan kepada Ariel, kini giliran Luna Maya dan Cut Tari yang proses hukumnya akan segera dilanjutkan.
Penyidik Badan Reserse dan Kriminal Polri akan terus melanjutkan proses hukum artis Luna Maya dan Cut Tari yang telah menjadi tersangka kasus video mesum.

"Karena hal itu merupakan satu rangkaian kegiatan tentu ada lanjutan," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Anton Bachrul Alam di Jakarta, Senin (31/1).

Anton tidak menyebutkan kapan waktu tepatnya penyidikan lanjutan bagi kedua tersangka yang diduga melakukan adegan dengan artis Nazriel Ilham alias Ariel dalam perkara video porno.

Hari ini juga Nazriel Ilham alias Ariel divonis selama 3 tahun 6 bulan penjara di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat. Ia juga diharuskan membayar denda Rp250 juta.

Majelis Hakim yang diketuai Singgih Budi Prakoso SH menyatakan Ariel telah terbukti secara sah dan menyakinkan menyebarkan dan membuat tayangan pornografi. Salah satu hal yang memberatkan terdakwa ialah terdakwa tidak pernah mengakui perbuatannya.

Vonis ini jauh lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).  Ariel dituntut hukuman penjara lima tahun tiga bulan. "Kita hormati keputusan hakim," kata Anton.

Read More......